Dua Hari Kedepan Sumut Masih Rawan Banjir Longsor

101

Beritaindonesiasatu, Jakarta – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memberikan peringatan dini mengenai potensi banjir dan tanah longsor di Sumatera Utara dalam dua hari ke depan.

Prakirawan Cuaca Balai Besar BMKG Utama Al Khairiyah mengatakan siklon tropis di lapisan atmosfer wilayah Sri Lanka kini berubah menjadi tekanan rendah di Teluk Benggala dan kondisi tersebut mendatangkan potensi hujan ke wilayah Sumut.

Hujan dengan intensitas sedang dan lebat disertai petir dan angin kencang berpotensi meliputi kawasan pantai timur, lereng pegunungan, lereng barat, dan pantai barat Sumut.

“Bila hujan turun dengan intensitas ringan hingga sedang di hulu DA (daerah aliran sungai) dan berlangsung lama, maka pasti wilayah hulu sungai di pesisir, baik barat maupun timur Sumut, seperti Medan akan banjir,” ujarnya, mengutip Antara, Minggu (6/12).

Menurut dia, hujan juga berisiko menyebabkan tanah longsor di 17 daerah yang meliputi Asahan, Dairi, Deli Serdang, Humbang Hasundutan, Karo, Labuhanbatu, Labuhanbatu Selatan, dan Labuhanbatu Utara

Kemudian, Langkat, Mandailing Natal, Nias, Nias Barat, Nias Selatan, Nias Utara, Padang Lawas, Padang Lawas Utara, dan Pakpak Barat.

Selain itu, Utami juga menyebut potensi gelombang dengan tinggi 2,5 sampai 4 meter berpotensi menyambangi perairan Samudera Hindia barat Nias dan gelombang setinggi 1,25 meter-2,5 meter berpotensi hadir di perairan Nias dan Sibolga.(cnn/bas)