Digitalisasi Meteran Air Bersih Terobosan PDAM Tirtanadi

105
Kabir Bedi, Direktur Utama PDAM Tirtanadi Sumut. (Foto: ist).

 

Beritaindonesiasatu.com Medan – Sistem Pencatatan Android dalam pencatatan meteran pelanggan air bersih yang kini diterapkan PDAM Tirtanadi dimaksudkan untuk lebih menjamin kepastian kepada pelanggan pengguna air bersih, sehingga lebih terkontrol. Sebab selama ini perhitungan secara manual selalu menimbulkan masalah terutama bagi PDAM dalam hal pengontrolan. Dengan pengontrolan yang lebih ketat ini, artinya nya jika ada kebocoran diinstalasi bagian dalam rumah pelanggan, segera dapat mudah di monitor dan lebih cepat diinformasikan kepada pelanggan. Dan jika cepat di atasi maka air tidak terbuang sia-sia di dalam rumah pelanggan dan air tersebut dapat digunakan untuk pelanggan lainnya.

Direktur Utama PDAM Tirtanadi Provinsi Sumatera Utara, Kabir Bedi, menjelaskan akibat peralihan sistem ini, ada sementara pelanggan yang nilai tagihan air bersihnya membengkak.

“Tentunya dengan perubahan sistem tersebut, ada beberapa pelanggan yang tagihannya membengkak,” ujar Kabir Bedi
Hal itu terjadi karena patokan Tirtanadi adalah stand akhir pemakaian air secara aktual. “Jadi yang dihitung adalah aktual akhir pemakaian stand meter tersebut berapa,” jelasnya.

Namun kenaikan tagihan itu tidak perlu dipusingkan pelanggan.

“Kita sudah menyiapkan suatu peraturan, bagi pelanggan yang merasa keberatan akibat kenaikan tagihan tersebut, dapat mendatangi kantor cabang Tirtanadi terdekat. Kita akan berikan keringanan sesuai kemampuan pelanggan,” tambah Kabir Bedi.

Di samping itu pihaknya juga sudah menyiapkan call center di 1500922 untuk menyampaikan identitas dan nomor NPA pelanggan, serta nomor telpon yang bisa dihubungi. Pihak Tirtanadi akan secara aktif menghubungi dan melakukan cek langsung kepada pelanggan bersangkutan.

“Terus terang kami tidak bermaksud merugikan pelanggan. Sebaliknya kami berusaha memberikan pelayanan terbaik untuk pelanggan Tirtanadi. Karena itulah kami berusaha membuat sistem yang benar-benar bermanfaat tidak hanya untuk Tirtanadi tapi juga pelanggan kami secara keseluruhan,” jelas Kabir Bedi.

“Atau dapat menghubungi call center kami di 1500922 untuk menyampaikan nama, nomor NPA pelanggan, alamat dan nomor telepon yang bisa kami hubungi” tambahnya.

Diterapkannya sistem pembacaan android dalam pencatatan meter pelanggan air bersih PDAM Tirtanadi dinilai beberapa kalangan sebagai langkah positif. Karena dengan sistem yang terintegrasi ini nantinya Tirtanadi akan mudah menghitung kebutuhan air bersih dan cepat menyikapi kekurangan pasokan air bersih di tengah-tengah masyarakat. Dengan sistem ini juga akan bisa menekan sekecil mungkin kebocoran penggunaaan air bersih seperti yang terjadi selama ini.(Res)