Demonstran di Istana Bogor Dibubarkan Sejumlah Orang Ditangkap

45

Beritaindonesiasatu, Bogor – Kelompok mahasiswa mendatangi Istana Bogor untuk melakukan aksi memperingati satu tahun kepemimpinan Jokowi-Ma’ruf Amin, Selasa (20/10/2020) sore. Aksi demonstran dibubarkan paksa petugas karena sudah melewati pukul 18.00 WIB.

Pantauan detikcom, puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) ini mulai datang sekitar pukul 17.30 WIB atau satu jam setelah Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga masuk ke Istana Bogor dan bertemu Presiden Jokowi.

Puluhan mahasiswa ini melakukan aksinya di Jalan Jendral Sudirman, Kota Bogor. Jarak mereka sekitar 300 meter dari pintu utama Istana Bogor. Ratusan petugas kepolisian dan TNI bersiaga di lokasi untuk berjaga-jaga. Kendaraan taktis dan 1 unit water cannon juga masih disiagakan di lokasi.

Puluhan mahasiswa ini melakukan orasi terkait kepemimpinan Jokowi-Ma’ruf yang sudah berjalan satu tahun. Selain itu, mahasiswa juga melakukan aksi bakar ban di tengah jalan.

Polisi dan mahasiswa yang melakukan negosiasi agar aksi dihentikan tidak menemukan hasil. Mahasiswa bersikeras tetap ingin menyampaikan aspirasinya. Hingga akhirnya, polisi terpaksa membubarkan paksa mahasiswa.

Mahasiswa yang sudah tertekan kemudian berlarian menyelamatkan diri dari petugas. Belasan mahasiswa terpaksa diamankan karena dianggap melanggar batas waktu penyampaian aspirasi.

“Ada beberapa pendemo yang kita amankan. Ini kan karena mereka melanggar batas waktunya, kan sampai jam 18.00 WIB. Mereka tidak bubar, ya kita bubarkan,” kata Kabag Ops Polresta Bogor Kota Kompol Prasetyo Purba ditemui di lokasi. (dtc/bas)