Bawaslu Medan Temukan 33 Pelanggaran Kampanye

53

Beritaindonesiasatu, Medan – Badan Pengawas Pemilihan Umum Kota Medan menemukan 33 pelanggaran kampanye  dari 401 kegiatan kampanye. Jumlah itu ditemukan dari kedua pasangan calon Wali Kota Medan. Tidak menerapkan protokol kesehatan merupakan pelanggaran terbanyak yang didapati selama kampanye.  Selasa (1/11/2020)

“Temuan kasus pelanggaran diteukan dari 55 hari kerja tim Bawaslu dalam melakukan pengawasan persiapan Pilkada Medan, dari 401 kegiatan kampanye tersebut berdasarkan laporan pengawasan diteukan 33 pelanggaran,”ujar  Taufiqurrohman  selaku Komisioner Bawaslu Medan,.

Pelanggaran terhadap penerapan protokol kesehatan  saat kampanye menjadi pelanggaran tertinggi dengan jumlah 23 pelanggaran.

Bentuk pelanggaran protokol kesehatan yang ditemukan berupa kegiatan kampanye yang menimbulkan kerumunan dimana peserta kampanye melebihi 50 orang. Selain itu Bawaslu juga menemukan peserta kampanye tidak seluruhnya menggunakan masker.

Kemudian dari 23 kampanye yang melanggar protokol kesehatan terdata 9 pelanggaran berasal dari kampanye pasangan calon nomor urut satu Akhyar Nasution-Salman dan 14 pelanggaran berasal dari kampanye pasangan calon nomor urut duaBobby Nasution-Aulia Rahman.

Bawaslu kota Medan telah memberikan surat peringatan kepada kedua pasangan calon Wali Kota Medan tersebut//

Selain pelanggaran protkol kesehatan selama kampanye Bawaslu juga menemukan dugaan pelanggaran netralitas ASN , dugaan kampanye di tempat ibadah yang masih dalam proses penyidikan. (bas)