Ada Isu Duet dengan RK, Sandi Diklaim Fokus Menteri Agar Diingat

67

Beritaindonesiasatu, Jakarta – Sandiaga Uno disebut ingin mengutamakan tugasnya sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di kabinet Presiden Joko Widodo agar kinerjanya diingat masyarakat. Pernyataan itu merespons spekulasi duet capres-cawapres dengan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di Pilpres 2024.

Juru Bicara Sandiaga Uno, Kawendra Lukistian, menyampaikan bahwa Sandi ingin menunjukkan kerja nyata kepada masyarakat.

“Insyaallah dengan optimalkan kinerja Bang Sandi sebagai menparekraf, masyarakat nantinya tak akan lupa dengan kinerja beliau,” kata Kawendra lewat pesan singkat kepada CNNIndonesia.com, Selasa (23/2).

Kawendra menyebut masyarakat sedang menunggu pembuktian kinerja Sandi. Oleh sebab itu, ia meminta semua pihak untuk memberi ruang bagi Sandi menuntaskan tugasnya.

Optimalisasi peran itulah, lanjutnya, yang membuat Sandiaga dan kader-kader Partai Gerindra diapresiasi masyarakat.

Sebelumnya, Lembaga Survei Indonesia (LSI) menunjukkan Sandiaga berada di urutan keempat kandidat potensial Pilpres 2024 dan berada di posisi kedua dalam kategori menteri dengan kepuasan kinerja paling tinggi di bawah Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.

“Artinya, kader-kader terbaik kami di Partai Gerindra dapat mengoptimalkan perannya. Sehingga, mendapat ‘apresiasi’ dari masyarakat melalui survei tersebut dan pastinya masih menjadi figur-figur yang diharapkan oleh rakyat,” klaim Kawendra.

Sebelumnya, pembicaraan duet Sandiaga Uno-Ridwan Kamil di Pilpres 2024 jadi buah bibir. Isu itu muncul saat Sandi melakukan kunjungan dinas ke Provinsi Jawa Barat.

Saat bertemu awak media, Sandi dan Ridwan Kamil tak menutup kemungkinan berduet di 2024. Namun, keduanya menegaskan masih ingin fokus dalam jabatan yang ada sekarang.

“Tidak ada yang tidak mungkin, tapi tadi kata Pak Sandi masih jauh. Kita fokus, saya menyelesaikan gubernur, Pak Sandi menyukseskan [Kemen]-parekraf,” kata Ridwan Kamil di Gedung Pakuan, Kota Bandung seperti dikutip dari detik.com, Senin (22/2).(cnn/bas)