Acam Bunuh Mahfud MD, Warga Pamekasan Ditangkap Personel Polda Jatim

89

Beritaindonesiasatu, Surabaya – Aji Dores, pria asal Pamekasan ditetapkan polisi menjadi tersangka karena mengancam akan membunuh Mekopolhukam Mahfud Md. Ancaman tersangka dilontarkan diketahui saat menggeruduk kediaman Ibunda Mahfud Md.

Peristiwa penggerudukan rumah Ibunda Mahfud Md sendiri terjadi di Pamekasan pada Selasa (1/12). Lalu apakah polisi akan menambah tersangka lagi?

“Tidak ada,” beber Kabid Humas Polda Jatim Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko kepada detikcom, Minggu (6/12/2020).

Trunoyudo menambahkan perbuatan tersangka secara pribadi telah melanggar hukum dengan melontarkan kata-kata ‘bunuh’.

“Tidak, karena perbuatan melawan hukumnya adalah barang siapa pada pasal 160 dan 335 ayat (1) dengan kalimat kata-kata bunuh,” terangnya.

Sebelumnya diberitakan, Polda Jawa Timur menangkap seorang pria bernama Aji Dores. Aji ditangkap karena mengancam akan membunuh Menkopolhukam Mahfud Md. Ancaman ini dilontarkan Aji saat menggeruduk rumah Ibunda Mahfud Md di Pamekasan, Selasa (1/12).

“Pada tanggal 1 Desember kita ketahui bersama bahwa ada kejadian sejumlah massa selesai unjuk rasa membubarkan diri, kemudian melewati rumah di mana di rumah itu tinggal ibunda Bapak Menkopolhukam berusia 90 tahun. Kemudian kita tau bersama ada ucapan berisi ancaman terhadap diri pribadi,” kata Kapolda Jatim Irjen Nico Afinta saat rilis di Mapolda Jatim Jalan Ahmad Yani Surabaya, Sabtu (5/12/2020).

Nico menyebut ada sejumlah kalimat tak pantas yang dilontarkan massa di lokasi. Namun, hanya Aji yang melontarkan kalimat ancaman pembunuhan.

“Sehingga muncul rasa takut dan ini dilakukan beberapa orang, namun ada satu orang yang mengucap bunuh-bunuh,” tambah Nico.

Sebelumnya, dari informasi yang dihimpun detikcom, Aji merasa tak terima saat Habib Rizieq Shihab dipanggil polisi. Bahkan, Aji mengancam akan membunuh dan membakar rumah Ibunda Mahfud Md jika polisi menjadikan Rizieq sebagai tersangka.

Hal ini terungkap dari bukti rekaman saat peristiwa berlangsung. Bukti rekaman video ini berdurasi 6 menit 37 detik dan 6 menit.

“Mahfud Keluar!! Kalau Habib Rizieq dijadikan tersangka dan ditahan, bakar rumah Mahfud!! Dan Bunuh Mahfud!!,” teriak Aji saat menggeruduk kediaman Ibunda Mahfud Md di Pamekasan, Selasa (1/12/2020).

Akhirnya, Polres Pamekasan dibantu Ditreskrimum Polda Jawa Timur mulai mencari pelaku yang melontarkan ancaman tersebut.(dtc/bas)

Acam Bunuh Mahfud MD, Ditangkap Personel Polda Jatim

Beritaindonesiasatu, Surabaya – Aji Dores, pria asal Pamekasan ditetapkan polisi menjadi tersangka karena mengancam akan membunuh Mekopolhukam Mahfud Md. Ancaman tersangka dilontarkan diketahui saat menggeruduk kediaman Ibunda Mahfud Md.

Peristiwa penggerudukan rumah Ibunda Mahfud Md sendiri terjadi di Pamekasan pada Selasa (1/12). Lalu apakah polisi akan menambah tersangka lagi?

“Tidak ada,” beber Kabid Humas Polda Jatim Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko kepada detikcom, Minggu (6/12/2020).

Trunoyudo menambahkan perbuatan tersangka secara pribadi telah melanggar hukum dengan melontarkan kata-kata ‘bunuh’.

“Tidak, karena perbuatan melawan hukumnya adalah barang siapa pada pasal 160 dan 335 ayat (1) dengan kalimat kata-kata bunuh,” terangnya.

Sebelumnya diberitakan, Polda Jawa Timur menangkap seorang pria bernama Aji Dores. Aji ditangkap karena mengancam akan membunuh Menkopolhukam Mahfud Md. Ancaman ini dilontarkan Aji saat menggeruduk rumah Ibunda Mahfud Md di Pamekasan, Selasa (1/12).

“Pada tanggal 1 Desember kita ketahui bersama bahwa ada kejadian sejumlah massa selesai unjuk rasa membubarkan diri, kemudian melewati rumah di mana di rumah itu tinggal ibunda Bapak Menkopolhukam berusia 90 tahun. Kemudian kita tau bersama ada ucapan berisi ancaman terhadap diri pribadi,” kata Kapolda Jatim Irjen Nico Afinta saat rilis di Mapolda Jatim Jalan Ahmad Yani Surabaya, Sabtu (5/12/2020).

Nico menyebut ada sejumlah kalimat tak pantas yang dilontarkan massa di lokasi. Namun, hanya Aji yang melontarkan kalimat ancaman pembunuhan.

“Sehingga muncul rasa takut dan ini dilakukan beberapa orang, namun ada satu orang yang mengucap bunuh-bunuh,” tambah Nico.

Sebelumnya, dari informasi yang dihimpun detikcom, Aji merasa tak terima saat Habib Rizieq Shihab dipanggil polisi. Bahkan, Aji mengancam akan membunuh dan membakar rumah Ibunda Mahfud Md jika polisi menjadikan Rizieq sebagai tersangka.

Hal ini terungkap dari bukti rekaman saat peristiwa berlangsung. Bukti rekaman video ini berdurasi 6 menit 37 detik dan 6 menit.

“Mahfud Keluar!! Kalau Habib Rizieq dijadikan tersangka dan ditahan, bakar rumah Mahfud!! Dan Bunuh Mahfud!!,” teriak Aji saat menggeruduk kediaman Ibunda Mahfud Md di Pamekasan, Selasa (1/12/2020).

Akhirnya, Polres Pamekasan dibantu Ditreskrimum Polda Jawa Timur mulai mencari pelaku yang melontarkan ancaman tersebut.(dtc/bas)