7 Orang Jadi Tersangka, Kasus Aksi 1812

61

Beritaindonesiasatu, Jakarta – Kepolisian sempat menangkap 455 orang saat aksi 1812 akhir pekan lalu. Aksi ini kabarnya menuntut pimpinan Ormas FPI, Rizieq Syihab, untuk dibebaskan.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus, mengatakan dari empat ratusan orang yang ditangkap, sebanyak tujuh orang telah ditetapkan sebagai tersangka.

“Kemarin sudah saya sampaikan 455 kami amankan saat aksi unras (unjuk rasa). Kami kedepankan di sini Ops (Operasi) kemanusiaan jadi 3T kepada orang-orang laksanakan kegiatan. Apabila tidak diindahkan kami tegakkan Ops penegakan hukum prokes (protokol kesehatan), maka kami amankan 455. Dari 455 itu ada tujuh jadi tersangka,” kata Yusri di Jakarta, Senin (21/12).

Yusri menjelaskan, lima orang menjadi tersangka kasus kedapatan membawa senjata tajam. Sedangkan dua orang lainnya dijadikan tersangka terkait narkoba.

“Lima bawa sajam (senjata tajam) dan dua narkoba,” urainya.

28 Orang Reaktif
Dalam kesempatan yang sama, Yusri mengatakan, sebanyak 28 peserta aksi yang telah dilakukan tes Covid-19 hasilnya menunjukkan reaktif dan telah dibawa ke RS Darurat Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta.

“Ada 28 reaktif saat dites 3T dan sudah dirujuk ke Wisma Atlet. Apakah udah swab tanyakan di sana. Sisanya kami kembalikan saat didata karena polisi punya waktu 1×24 jam,” paparnya.(mrdk/bas)