2 Residivis Narkoba di Labuhanbatu Diringkus

59

Beritaindonesiasatu.com, Labuhanbatu – Polres Labuhanbatu menangkap dua tersangka Pengedar Narkoba jenis ganja berinisial IPN Als WANCA LK 38 Th Warga Dsn I Sei Sentosa Kecamatan Panai Hulu Labuhanbatu dan RAS alias IRUL Lk 51 Th Warga Lingkungan Titi Panjang Negri Lama Kec.Bilah Hilir.

Kapolres Labuhanbatu AKBP Deni Kurniawan,SIK.,MH melalui Kasatres Narkoba AKP Martualesi Sitepu,SH.,MH kedua tersangka ditangkap sedang mempaketi daun ganja di rumah yang sengaja disewa Wanca di jalan Adam Malik Kelurahan Padang Bulan Kecamatan Rantau utara Labuhanbatu.

Keduanya sudah menjadi target dari Satres Narkoba Polres Labuhanbatu setelah dari seminggu penyelidikan yang dipimpin Kanit 1 IPDA Sarwedi Manurung dan Team Opsnal Unit 1 BRIPKA Dedi Ritonga setelah melakukan beberapa kali undercover buy akhirnya pada hari minggu berhasil ditangkap dengan penggerebekan dirumah kontrakan Wanca.

Dari hasil penggeledahan badan dan ruangan,petugas berhasil menyita 6 (enam) bungkus kertas warna coklat berisikan Narkotika jenis ganja seberat 48 gram netto,1(satu) plastik asoi warna biru yg berisikan narkotika jenis ganja seberat 14.5 gram netto,1 (satu) bungkus plastik tembus pandang yg berisikan narkotika jenis sabu seberat 0,01 gtam netto
-1(satu) buah kaca pirek bekas bakar yang berisikan narkotika jenis sabu seberat 1,56 gram netto,1(satu) buah bong,2 (dua) unit timbangan dan 1(satu) unit handphone merk samsung warna biru.

Adapun total daun ganja yang berhasil disita yaitu 62,2 Gram dari Kedua tersangka yang mengaku mendapatkan narkotika jenis ganja dari Penyabungan (Mandailing Natal) dari seseorang laki2 yg bernama inisial A merupakan kenalan dari pelaku.

Tersangka Wanca juga mengakui sebelumnya membeli ganja tersebut sebanyak 10 kg, namun sudah habis dijual ecer ke wilayah Padang Lawas Utara sebanyak 8 kg dan sisanya 2kg diecer diwilayah rantau prapat.

Dari setiap kilogram tersangka menjual 2 juta rupiah perkilonya, dari hasil penjualan tersangka mendapat keuntungan sebanyak Rp 4 jt rupiah.

Bisnis haram ini sudah berulangkali dilakukan sudah 2 (dua) kali berhadapan dengan hukum dalam perkara yang sama, yaitu pada tahun 2010 menjalani hukuman selama 9 tahun, tahun 2017 selama 4 tahun(dijalani 2 tahun).

Sedangakan tersangka IRUL sudah 2 (dua) kali berhadapan dengan hukum perkara yang kepemilikam dsun ganja juga yaitu pada tahun 2010 di vonis 1 tahun 2 bulan dan 2014 divonis 2 tahun (dijalani 1 tahun 4 bulan)

Terhadap kedua tersangka dipersangkakan melanggar Pasal 114 Sub Pasal 111 dan Pasal 112 UU RI no.35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara (bas)