198 Pendemo Dibebaskan, 27 Ditetapkan Tersangka Terancam 5 Tahun Penjara

107

Beritaindonesiasatu, Medan – Usai pemeriksaan polisi selama 24 jam terakhir sebanyak 198 pengunjukrasa menolak UU Cipta Tenaga Kerja di DPRD Sumut dibebaskan, sementara 27 orang lainnya ditetapkan tersangka dan teeancam hukuman 5 tahun penjara. Sabtu (10/10/2020).

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja mengatakan mereka yang dibebaskan tidak terbuktii melakukan tindak pidana. Namun pembebasan tersebut harus dijemput langsung oleh pihak keluarga.

“Pihak keluarga terlebih dahulu menandatangani surat perjanjian yang menyatakan tidak akan melakukan perbuatan yang sama,” ujar Tatan.

Sebanyak 200 lebih pendemo yang menjalani pemeriksaan sebelumnya ditangkap saat kerusuhan terjadi di sejumlah titik di Kota Medan, sebahagian masih menjalani pemeriksaan.

Sedangkan 27 orang pelaku yang ditetapkan sebagai tersangka telah terbukti melakukan perusakan dan pembakaran mobil dinas Polri mereka juga dijerat kasus kepemilikan senjata tajam.

Selain menahan dan membebaskan pendemo, polisi juga menyerahkan puluhan orang pengunjukrasa kepihak gugus tugas untuk di Rapid tes. Setelah di periksa 21 orang diantaranya terdeteksi reaktif.

Pendemo yanng ditetapkan tersangka akan dijerat pasal berlapis yaitu pasal 170 Junto pasal 406 KUHP tentang pengrusakan secara bersama sama kemudian pasal 212 KUHP tentang melawan petugas dengan ancaman penjara selama 5 tahun. (bas)